Peluang Usaha Budidaya Tanaman Jati dan Analisa Usahanya

0 61

Jati adalah sejenis pohon penghasil kayu bermutu tinggi. Pohon besar, berbatang lurus, dapat tumbuh mencapai tinggi 30-40 m. Berdaun besar, yang luruh di musim kemarau. Jati dikenal dunia dengan nama teak (bahasa Inggris). Nama ini berasal dari kata thekku (തേക്ക്) dalam bahasa Malayalam, bahasa di negara bagian Kerala di India selatan. Nama ilmiah jati adalah Tectona grandis L.f.

Jati dapat tumbuh di daerah dengan curah hujan 1 500 – 2 000 mm/tahun dan suhu 27 – 36 °C baik di dataran rendah maupun dataran tinggi.[1] Tempat yang paling baik untuk pertumbuhan jati adalah tanah dengan pH 4.5 – 7 dan tidak dibanjiri dengan air.[2] Jati memiliki daun berbentuk elips yang lebar dan dapat mencapai 30 – 60 cm saat dewasa.[1]

Jati memiliki pertumbuhan yang lambat dengan germinasi rendah (biasanya kurang dari 50%) yang membuat proses propagasi secara alami menjadi sulit sehingga tidak cukup untuk menutupi permintaan atas kayu jati.[3] Jati biasanya diproduksi secara konvensional dengan menggunakan biji. Akan tetapi produksi bibit dengan jumlah besar dalam waktu tertentu menjadi terbatas karena adanya lapisan luar biji yang keras.[3] Beberapa alternatif telah dilakukan untuk mengatasi lapisan ini seperti merendam biji dalam air, memanaskan biji dengan api kecil atau pasir panas, serta menambahkan asam, basa, atau bakteri.[4] Akan tetapi alternatif tersebut masih belum optimal untuk menghasilkan jati dalam waktu yang cepat dan jumlah yang banyak.[4]

Detail Produk Peluang Usaha Budidaya Tanaman Jati dan Analisa Usahanya

Peluang usaha budidaya tanaman jati? Pohon jati merupakan salah satu jenis tanaman yang tahan hidup jika ditanam di daerah kering. Pohon jati mempunyai cabang yang rendah dan tanaman ini bisa tumbuh tinggi dengan ukuran yang besar.  Tinggi tanaman jati bisa mencapai 30 cm dengan ukuran diamater bisa mencapai 2 m. Saat musim kemarau ciri dari tanaman jati adalah dapat menggugurkan daunnya dan akan tumbuh kembali saat persediaan air sudah cukup seperti saat musim hujan. Jenis akar pada pohon jati adalah akar tunggang dengan struktur batangnya kayu. Daun pohon jati tersebar di seluruh ranting. Daun jati biasanya dimanfaatkan sebagai bungkus pengganti daun pisang. Daun jati memiliki ukuran lebar yang luas hingga 40 sampai 50 cm dan untuk panjangnya bisa mencapai 40 cm hingga 50 cm. Permukaan daun jati kasar dan pertulangan menyirip. Daun jati yang tua memiliki warna pucat sedangkan daun yang masih baru berwarna merah keungguan. Pohon jati yang Anda ketahui tidak hanya dapat dimanfaatkan bagian daunnya saja. Berikut ini ada beberapa bagian pohon jati dan pemanfaatannya.

  1. Kayu Pohon Jati

Kayu pada tanaman pohon jati dapat dimanfaatkan sebagai bahan keperluan baguanan seperti soko atau tiang, atap rumah, jendela, pintu, meja, kursi, almari, dll. Mengepa bahan-bahan tersebut terbuat dari kayu jati? Kayu jati merupakan jenis kayu yang mudah dalam pemotongannya dan lebih awet dan tahan lama. Berbeda dengan kayu jenis lain yang mudah rapuh.

  1. Daun Jati

Daun jati tidak hanya digunakan sebagai bungkus makanan saja namun jika ingin mendapatkan pewarna merah dari bahan alami maka Anda bisa menggunakan daun jati. Daun jati yang masih mudah dan berwarna kemerahan bisa Anda remas-remas ke dalam wadah yang berisi air. Air yang semula bening akan berubah warnanya menjadi kemerahan.

  1. Akar Jati

Akar jati bisa dimanfaatkan sebagi furnitur unik seperti meja, kursi, dll. Pembuatan meja dan kursi dari akar daun jati lebih terlehat unik dan lebih alami.

  1. Ranting Jati

Ranting pada pohon kati dapat dimanfaatkan sebagai kayu bakar. Ranting pohon jati lebih awet jika digunakan sebagai kayu jika dibandingkan dengan jenis kayu lainnya karena tekstur kayunya lebih padat.

Beberapa manfaat yang bisa diperoleh dari tanaman pohon jati sangat banyak dan semua bagian pohon jati tidak akan terbuang sia-sia. Butuh waktu lama hingga bertahun-tahun agar tanaman jati dapat tumbuh dengan ukuran besar. Hal inilah yang membuat harga pohon jati semakin meningkat setiap tahunnya. Apabila Anda memiliki lahan yang cukup luas untuk ditanami pohon jati sebaiknya Anda menjalankan peluang bisnis budidaya tanaman jati. Meskipun waktu panennya membutuhkan waktu bertahun-tahun namun hasil yang didapatkan sangat menjanjikan. Bagi Anda yang ingin mengetahui persiapan modal untuk menjalankan bisnis budidaya tanaman jati bisa melihat hitungan analisa di bawah ini.

Analisa Usaha Budidaya Tanaman Jati

Asumsi

  • Masa penggunaan pada => sewa lahan selama waktu 2 tahun.
  • Masa penggunaan pada => pompa air selama waktu 2 tahun.
  • Masa penggunaan pada => mesin hand sprayer selama waktu 5 tahun.
  • Masa penggunaan pada => bibit pohon jati selama waktu 2 tahun.
  • Masa penggunaan pada => sabit selama waktu 2 tahun.
  • Masa penggunaan pada => penyemprot tanaman gembor selama waktu 2 tahun.
  • Masa penggunaan pada => selang selama waktu 2 tahun.
  • Masa penggunaan pada => golok selama waktu 1.5 tahun.
  • Masa penggunaan pada => cangkul selama waktu 3 tahun.
  • Masa penggunaan pada => gerobak dorong selama waktu 3 tahun.
  • Masa penggunaan pada => geraji selama waktu 3 tahun.
  • Masa penggunaan pada => timba selama waktu 2 tahun.
  • Masa penggunaan pada => wadah untuk bibit selama waktu 2 tahun.
  • Masa penggunaan pada => peralatan tambahan selama waktu 1 tahun.

Investasi

Peralatan Harga 
 Sewa Lahan Rp.5,000,000
 Pompa Air Rp.2,000,000
 Mesin hand spryer Rp.600,000
 Bibit pohon jati Rp.3,000,000
 Sabit Rp.120,000
 Penyemprot tanaman gembor Rp.100,000
 Selang Rp.150,000
 Golok Rp.150,000
 Cangkul Rp.120,000
 Gerobak dorong Rp.450,000
 Geraji Rp.800,000
 Timba Rp.100,000
 Wadah untuk bibit Rp.150,000
 Peralatan tambahan Rp.150,000
 Jumlah Investasi  Rp.12,890,000
Biaya Operasional per Bulan
 Biaya Tetap
 Penyusutan sewa lahan 1/30 x Rp. 5.000.000 Rp.166,667
 Penyusutan pompa air 1/30 x Rp. 2.000.000 Rp.66,667
 Penyusutan mesin hand spryer 1/30 x Rp. 600.000 Rp.20,000
 Penyusutan bibit pohon jati 1/30 x Rp. 3.000.000 Rp.100,000
 Penyusutan sabit 1/30 x Rp. 120.000 Rp.4,000
 Penyusutan penyemprot tanaman gembor 1/30 x Rp. 100.000 Rp.3,333
 Penyusutan selang 1/30 x Rp. 150.000 Rp.5,000
 Penyusutan golok 1/30 x Rp. 150.000 Rp.5,000
 Penyusutan cangkul 1/30 x Rp. 120.000 Rp.4,000
 Penyusutan gerobak dorong 1/30 x Rp. 450.000 Rp.15,000
 Penyusutan geraji 1/30 x Rp. 800.000 Rp.26,667
 Penyusutan timba1/30 x Rp. 100.000 Rp. 3,333
 Penyusutan wadah untuk bibit 1/30 x Rp. 150.000 Rp.5,000
 Penyusutan alat tambahan 1/30 x Rp. 150.000 Rp.5,000
 Total Biaya Tetap  Rp.429,667
Biaya Variabel
 Pupuk alami Rp.20,000 x 30 = Rp.600,000
 Pupuk buatan Rp.20,000 x 30 = Rp.600,000
 Karung Rp.5,000 x 30 = Rp.150,000
 Pestisida hama Rp.25,000 x 30 = Rp.750,000
 Pestisida rumput Rp.20,000 x 30 = Rp.600,000
 Pekerja Rp.25,000 x 30 = Rp.750,000
 Polibag Rp.25,000 x 30 = Rp.750,000
 Biaya Variabel  Rp.3,450,000
Total Biaya Operasional
 Biaya tetap + biaya variabel = Rp.3,879,667
Pendapatan per Bulan
 Penjualan rata – rata =
1Pohon xRp.600,000 = Rp.600,000
Rp.600,000 x30 hr = Rp.18,000,000
Keuntungan per Bulan
 Laba    = Total Pendapatan – Total Biaya Operasional
 Rp.   18,000,000 –3,879,667 = Rp.14,120,333
Lama Balik Modal
 Total Investasi / Keuntungan = Rp.12,890,000 :14,120,333 =1 bln
Hand Sprayer (Penyemprot) Multiguna Agrowindo 1 agrowindo

Hitungan analisa usaha yang disediakan di atas merupakan hitungan sementara dalam menjalankan bisnis budidaya tanaman jati. Hitungan tersebut bisa Anda sesuaikan dengan biaya yang Anda keluarkan.

Bisnis budidaya tanaman jati memiliki potensi yang sangat menguntungkan. Saat proses penanam jati diusia muda tentu membutuhkan penyemprotan obat hama agar terhindar dari penyakit yang dapat merusak bibit jati. Untuk menghilangkan hama penyakit biasanya dilakukan dengan proses penyemperotan. Proses penyemperotan agar dapat berjalan lancar sebaiknya dilancarkan dengan menggunakan mesin hand sprayer yang disediakan oleh Toko Mesin Maksindo dan diproduksi oleh Agrowindo.

Demikian tadi informasi mengenai peluang usaha budidaya tanaman jati yang memiliki potensi menjanjikan. Semoga saja dengan adanya penjelasan di atas bisnis yang Anda jalankan bisa semakin sukses.

Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Jati http://www.agrowindo.com/peluang-usaha-budidaya-tanaman-jati-dan-analisa-usahanya.htm

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.