Peluang Usaha Budidaya Kakao Dan Analisa Usahanya

0 62

Detail Produk Peluang Usaha Budidaya Kakao Dan Analisa Usahanya

Peluang Usaha Budidaya Kakao Dan Analisa Usahanya

Apakah Anda tahu dengan yang namanya tanaman kakao! Yah tepat sekali, tanaman kakao merupakan salah satu tanaman yang menjadi bahan utama pembuatan cokelat. Tanaman yang berasal dari wilayah amerika ini tengah banyak dibudidayakan di Indonesia. Peluang usaha budidaya kakao memang bisa dikatakan sangat menjanjikan. Sebab tanaman kakao ini banyak di cari dan dibutuhkan oleh berbagai industri makanan sebagai bahan utamanya. Tanaman kakao ini dapat di olah menjadi berbagai jenis makanan mulai dari cokelat, wafer, agar-agar, bubuk es krim cokelat dan lainnya. Meski rasa biji kakao aslinya pahit namun jika sudah diolah akan terasa sangat manis. Tanaman kakao memang hampir mirip dengan kopi namun memiliki buah yang besar dengan kulita yang keras dan tebal. Budidaya kakao dilakukan para petani dengan memotong batang pohon kakao agar tidak terlalu tinggi supaya dapat melebar ke samping. Ini membuat tanaman kakao memiliki banyak ruang yang menghasilkan buah. Buah kakao ini memiliki nilai jual yang tinggi yang terletak di bagian bijinya. Keuntungan besar yang didapatkan dari budidaya kakao memang tak boleh Anda lewatkan begitu saja. Jika Anda tertarik dengan budidaya kakao tentuya disini kami akan mengulasnya. Terutama untuk peluang dan juga analisa usahanya, jika Anda tertarik dengan budidaya kakao maka dapat melihat ulasannya yang ada di bawah ini :

Memulai bisnis budidaya kakao

Bisnis perkebunan memang menjadi salah satu bisnis yang tidak pernah mati. Begitupun dengan bisnis budidaya kakao yang menjadi salah satu bisnis yang menguntungkan. Untuk memulai bisnis budidaya kakao ini tidak sulit. Bisa di mulai dengan mudah dengan modal yang kecil. Anda dapat memulai bisnis budidaya kakao dengan lahan tau kebun yang kecil dahulu untuk memulainya.

Pelaku bisnis budidaya kakao

Bisnis budidaya kakao ini bisa dan cocok dijalankan oleh semua orang. Anda yang kini bingung mencari pilihan bisnis yang tepat. Dengan kemauan dan minat yang tinggi maka bisnis budidaya kakao ini dapat Anda jalankan dengan mudah.

Konsumen bisnis budidaya kakao

Konsumen budidaya kakao memang tidaklah sulit, konsumen budidaya kakao cukup besar dimana kakao menjadi bahan cokelat nikmat yang disukai dari berbagai kalangan usia.

Peralatan bisnis budidaya kakao

Dalam bisnis budidaya kakao membutuhkan beberapa peralatan penting diantaranya pembukaan lahan kakao, bibit tanaman kakao, keranjang panen, timbangan, gerobak dorong, timba, mesin semprot, selang air, golok dan sabit, cangkul, pompa air,  gunting,  dan terpal. Dengan adanya peralatan tersebut maka bisnis budidaya kakao makin maksimal.

Lokasi strategis dalam pemasaran hasil panen budidaya kakao

Dalam berjualan budidaya kakao, Anda bisha memasarkannya dengan cara menjualnya ke berbagai pabrik atau industri yang membutuhkan biji cokelat.

Karyawan bisnis budidaya kakao

Karyawan dalam menjalankan bisnis budidaya kakao bisa menggunakan satu orang dahulu dalam permulaan.

Harga jual budidaya kakao

Patokan harga untuk budidaya kakao dapat Anda buat dalam hitungan per kg dimana harga mulai Rp 15.000 hingga Rp 60.000. Ini tergantung dari harga kakao yang ada di pasaran juga tergantung varietas kakao yang ada.

Keuntungan dalam menjalankan bisnis budidaya kakao

Keuntungan bila Anda memilih terjun dalam peluang bisnis budidaya kakao ini yakni merupakan bisnis perkebunan yang paling banyak untungnya. Dimana harga jual dari kakao dapat dikatakan sangat besar atau tinggi di pasaran sehingga keuntungan yang di dapatkan terbilang besar.

Kekurangan bisnis budidaya kakao

Segi kekurangan bisnis budidaya kakao ialah budidaya kakao memiliki tingkat persaingan yang tinggi dan ketat.

Analisa bisnis budidaya kakao

Investasi

Peralatan Harga 
pembukaan lahan kebun kakao Rp.    2.769.000
bibit tanaman kakao Rp.      1.752.500
keranjang panen Rp.       182.500
timbangan Rp.       192.800
selang air, gunting,  dan terpal Rp.         157.600
cangkul Rp.         178.300
pompa air Rp.         242.350
gerobak dorong Rp.         321.500
timba Rp.         32.800
mesin semprot Rp.       228.600
golok dan sabit Rp.         63.500
Peralatan tambahan yang lainnya Rp.         28.800
 Jumlah Investasi Rp. 6.150.250
Biaya Operasional per Bulan
 Biaya Tetap Nilai
Penyusutan pembukaan lahan kebun kakao  1/12 x Rp. 2.769.000 Rp.       230.750
Penyusutan bibit tanaman kakao 1/62 x Rp. 1.752.500 Rp.         28.266
Penyusutan keranjang panen 1/44 x Rp 182.500 Rp.             4.148
Penyusutan timbangan 1/62 x Rp 192.800 Rp.             4.382
Penyusutan selang air, gunting,  dan terpal 1/62 x Rp 157.600 Rp.             2.542
Penyusutan cangkul 1/44 x Rp. 178.300 Rp.             4.052
Penyusutan pompa air 1/62 x Rp 242.350 Rp.             3.909
Penyusutan gerobak dorong 1/62 x Rp 321.500 Rp.             5.185
Penyusutan timba 1/44 x Rp. 32.800 Rp.               745
Penyusutan mesin semprot  1/62 x Rp 228.600 Rp.             3.687
Penyusutan golok dan sabit 1/62 x Rp. 63.500 Rp.             1.024
 Penyusutan peralatan tambahan 1/44 x Rp. 28.800 Rp.               655
 upah pekerja Rp.   1.600.000
 Total Biaya Tetap Rp.  1.889.346
Biaya Variabel
pupuk tambahan Rp.  25.000 x  30 = Rp.     750.000
tali rafia Rp.    7.000 x  30 = Rp.      210.000
pupuk kandang Rp.   19.000 x  30 = Rp.      570.000
pestisida Rp.   38.900 x  30 = Rp.   1.167.000
obat-obatan lainnya Rp. 17.000 x  30 = Rp.      510.000
biaya lainnya Rp.   10.600 x  30 = Rp.     318.000
Biaya transportasi Rp.   27.600 x  30 = Rp.     828.000
pengemas Rp.   12.000 x  30 = Rp.      360.000
 BBM Rp.   23.600 x  30 = Rp.     708.000
 Total Biaya Variabel Rp.5.421.000
Total Biaya Operasional
 Biaya tetap + biaya variabel = Rp.7.310.346
Pendapatan per panen
  17 kg x Rp.20.000 = Rp.    340.000
Rp.   340.000 x   30 hr = Rp.10.200.000
Keuntungan per Bulan
 Laba    = Total Pendapatan – Total Biaya Operasional
 Rp.   10.200.000 – 7.310.346 = Rp.    2.889.654
Lama Balik Modal
Total Investasi / Keuntungan = Rp. 6.150.250 :      2.889.654 =           2 bln

Dari analisa di atas dapat disimpulkan apabila bisnis budidaya kakao sangat menguntungkan dimana modal Rp 6.150.250 dengan kentungan per bulan Rp 2.889.654 dan balik modal dalam 2  bulan.

Bisnis budidaya kakao ini tidak dapat berjalan maksimal jika tidak menggunakan mesin oven pengering kakao dalam pengolahannya. Pemakaian dari mesin oven pengering kakao dibutuhkan agar proses mengeringkan biji kakao atau cokelat dalam budidaya kakao berjalan lancar dan efektif. Kinerja mesin oven pengering kakao yakni mengeringkan biji kakao atau cokelat dengan cepat dan mudah serta efisien. Tampilan mesin oven pengering kakao sangat modern dimana kinerjanya sangat handal dan berjalan begitu cepat. Mengeringkan biji kakao atau cokelat untuk budidaya kakao semakin mudah dan praktis dengan hadirnya mesin oven pengering kakao. Dibandingkan cara mengeringkan biji kakao atau cokelat secara manual memang menggunakan mesin oven pengering kakao tampil unggul juga sangat efektif. Mesin untuk mengeringkan biji kakao atau cokelat dalam budidaya kakao dengan hasil cepat yang memuaskan dapat Anda miliki langsung lewat Toko Mesin Maksindo. Mesin oven pengering kakao dari maksindo tersedia dari kapasitas kecil hingga besar.

Demikian tadi ulasan peluang usaha budidaya kakao dan analisa bisnisnya yang bisa dijadikan referensi memulai bisnis budidaya kakao tersebut. Tertarik mencoba bisnis budidaya kakao ? Bisnis budidaya kakao menjadi pilihan bisnis sangat menjanjikan. Dalam menjalankan bisnis budidaya kakao jangan lupa untuk menggunakan mesin oven pengering kakao agar bisnis berjalan lancar juga maksimal. Semoga informasi mengenai peluang dari bisnis budidaya kakao tersebut dapat bermanfaat.

Sumber : http://www.agrowindo.com/peluang-usaha-budidaya-kakao-dan-analisa-usahanya.htm

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.