Kultur Jaringan : Pengertian, Keunggulan, Tahapan, dan Teknik Terlengkap

0 94

Kultur jaringan – merupakan salah satu cara pergandaan tanaman secara vegetatif. Kultur jaringan merupakan teknik dalam menggandakan tanaman melalui cara mengisolasi bagian tanaman seperti daun, mata tunas, dan menumbuhkan potongan-potongan tersebut dalam media buatan secara aseptik yang kaya akan nutrisi serta zat pengatur tumbuh dalam wadah menutup tembus cahaya sehingga potongan tanaman bisa memperbanyak diri dan bergenerasi jadi tanaman lengkap.

Prinsip utama pada teknik kultur jaringan ialah penggandaan tanaman dengan menggunakan bagian vegetatif tanaman dengan cara media buatan yang dilakukan di tempat steril.

A. Pengertian Kultur Jaringan

Menurut Suryowinoto (1991), kultur jaringan secara bahasa asing dikenal sebagai (tissue culture). Kultur ialah budidaya dan jaringan pada sekelompok sel yang memiliki bentuk dan fungsi yang sama. Sehingga, kultur jaringan bermakna membudidayakan suatu jaringan tanaman jadi tanaman kecil yang memiliki sifat seperti induknya.
Kultur didefinisikan sebagai suatu teknik membudidayakan jaringan supaya menjadi organisme yang utuh dan memiliki sifat yang sama dengan induknya.

Secara umum, kultur jaringan adalah serangkaian kegiatan yang dilaksankan untuk membuat bagian tanaman dari (akar, tunas, dan jaringan tumbuh tanaman) tumbuh jadi tanaman utuh (sempurna) dikeadaan in vitro (didalam gelas).

B. Keuntungan Kultur Jaringan

Keuntungan yang didapat antara lain :

  1. Lebih hemat tempat.
  2. Hemat waktu.
  3. Tanaman yang digandakan dengan kultur jaringan memiliki sifat sama atau seragam dengan induknya.
    Contoh tanam

C. Keunggulan Kultur Jaringan

Bibit yang dihasilkan pada kultur jaringan memiliki beberapa keunggulan, diantaranya:

1. Memiliki sifat yang identik dengan induknya.
2. Bisa digandakan dalam jumlah yang cukup besar sehingga tidak terlalu memerlukan tempat yang luas.
3. Dapat menghasilkan bibit dengan jumlah yang besar dalam waktu yang singkat.
4. Kesehatan dan mutu bibit menjadi lebih terjamin.
5. Kecepatan tumbuh bibit menjadi lebih cepat dibanding dengan pergandaan konvensional.

D. Tahapan Teknik Kultur Jaringan

Tahapan yang dilakukan dalam pergandaan tanaman dengan teknik kultur jaringan antara lain:

1. Inisiasi

ialah pengambilan eksplan pada bagian tanaman yang akan dikulturkan. Bagian tanaman yang sering dipakai untuk kegiatan kultur jaringan ialah tunas.

2. Sterilisasi

ialah bahwa segala kegiatan di dalam kultur jaringan harus dilaksanakan di tempat yang steril, yakni di laminar flow dan memakai alat-alat yang juga steril. Sterilisasi juga dilaksanakan dengan peralatan, seperti menggunakan etanol dan disemprotkan secara merata pada peralatan yang digunakan. Teknisi kultur jaringan ini juga harus steril.

3. Multiplikasi

ialah kegiatan menggandakan calon tanaman dengan menanam eksplan di media. Kegiatan ini dilaksanakan di laminar flow guna menghindari adanya kontaminasi yang mengakibatkan gagalnya pertumbuhan eksplan. Tabung reaksi yang ditanami eksplan kemudian diletakkan pada rak-rak lalu ditempatkan di tempat yang steril dengan suhu kamar.

4. Pengakaran

ialah fase yang mana eksplan akan menunjukkan adanya pertumbuhan akar dan ditandai dengan proses kultur jaringan yang dilakukan saat berjalan dengan baik. Pengamatan dilakukan setiap hari guna melihat pertumbuhan dan juga perkembangan akar serta guna melihat adanya kontaminasi pada bakteri ataupun jamur.p

5. Aklimatisasi

ialah kegiatan memindahkan eksplan keluar mulai di ruangan aseptic ke bedeng. Pemindahan dilakukan dengan hati-hati dan bertahap, yakni dengan memberikan sungkup.

E. Prinsip Dasar Kultur Jaringan

Kultur jaringan berisi dua prinsip dasar yang jelas, yakni :

a. Bahan Tanam Yang Totipotensi

Konsep dasar ini mutlak terdapat dalam pelaksanaan kegiatan kultur jaringan sebab hanya dengan adanya sifat totipotensi tersebut sel jaringan organ yang dipakai akan dapat tumbuh dan berkembang sesuai arah serta tujuan budidaya in vitro yang dilakukan. Tetapi, sifat totipotensi lebih besar dipunyai oleh bagian yang masih muda serta banyak dijumpai di daerah meristem. Sementara bahan tanam ini digunakan dalam kegiatan kultur jaringan dan terbukti lebih dapat tumbuh dan berkembang, antara lain :

  1. Sel, biasanya ditanam dengan bentuk suspensi dalam kepadatan yang telah ditentukan.
  2. Protoplast, biasanya ditanam pula dalam bentuk yang telah ditentukan.
  3. Jaringan meristem, jaringan yang ditanam biasanya dengan bentuk potongan organ yang ada pada daerah – daerah pertumbuhan.
  4. Kalus, ditanam dalam bentuk masa sel yang memang belum terdeferensiasi serta biasanya ditanam dalam media induksi sebagai pertumbuhan kalus.
  5. Organ, bahan yang secara umum dalam kegiatan kultur jaringan.

b. Budidaya Yang Terkendali

Sifat bahan yang hanya totipotensi tidak cukup sebagai kesuksesan kegiatan kultur jaringan. Prinsip dasar budidaya yang terkendali ini sangat berperan penting, yakni :

1) Kondisi media tempat tumbuh.
2) Pengaruh pada lingkungan.
3) Keharusan sterilisasi.

F. Teknik Kuljar Secara In Vitro

Sejumlah syarat sesuai pada prinsip dasar kuljar yang harus diketahui yaitu :

  1. Memilih eksplan baik.
  2. Untuk memperoleh eksplan baik dan mudah tumbuh. Memilih bagian organ yang masih sifatnya meristematik.
  3. Penggunaan medium yang cocok. Media ini biasanya digunakan untuk pembuatan kuljar murni yaitu PDA.
  4. Kondisi yang aseptik. Kondisi yang aseptik ini mencakup sterilisasi eksplan, media, alat-alat, ruang steril serta ruang kultur (entkas/ tempat khusus sebagai menanam eksplan ke dalam medium).
  5. Pengaturan udara yang baik.

Metode kultur jaringan ini dikembangkan untuk membantu menggandakan tanaman, khususnya dari tanaman yang memang sulit dikembangbiakkan secara generatif. Dasar tekniknya kultur jaringan ialah bahwa sel tanaman memiliki sifat totipotensi yakni kemampuan sel untuk tumbuh dan berkembang sehingga membentuk tanaman lengkap dalam medium aseptik yang mengandung unsur hara serta zat pengatur tumbuh yang sesuai.

Dengan pengetahuan pada artikel ini semoga bisa menambah pengetahuan tentang teknik dalam menggandakan pada tanaman.

Sumber : https://www.biologi.co.id/kultur-jaringan-pengertian-keunggulan-tahapan-dan-teknik-terlengkap/

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.