Analisa Peluang Bisnis Budidaya Cabe Rawit Modal Kecil Untung Besar

0 40

Cabai rawit atau cabai kathur, adalah buah dan tumbuhan anggota genusCapsicum. Selain di Indonesia, ia juga tumbuh dan populer sebagai bumbu masakan di negara-negara Asia Tenggara lainnya. Di Malaysia dan Singapura ia dinamakan cili padi, di Filipinasiling labuyo, dan di Thailandphrik khi nu. Di Kerala, India, terdapat masakan tradisional yang menggunakan cabai rawit dan dinamakan kanthari mulagu. Dalam bahasa Inggris ia dikenal dengan nama Thai pepper atau bird’s eye chili pepper.

Baca Selengkapnya Analisa Bisnis Peluang Usaha Perkebunan Budidaya Cabe Rawit dengan Modal Kecil Namun Menjanjikan Untung Besar Dengan Media Tanam Polybag, Tanah Dan Modern Untuk Dijadikan Usaha Sampingan Ibu Rumah Tangga, Karyawan dan mahasiswa Bersama BisnisUsaha.Info

ANALISA USAHA MODAL BISNIS BERTANI BUDIDAYA CABE RAWIT YANG MENGUNTUNG Untuk Analisa ini Kita Menggunakan Jenis Cabe VARIETAS   : DEWATA F-1 dengan Asumsi Menggunakan Lahan Seluas : 0,5 Hektar dan POPULASI    : 9000 Tanaman Cabai. Nah inilah Perkiraan Biaya Yang Dikeluarkan

A. Biaya Untuk SARANA PRODUKSI
1. Benih Cabai 70gr = Rp. 300.000
2. Pupuk Kandang Kompos 330Kg  @ Rp. 10000 = Rp.  3.300.000
3. Kapur 50 sak @ Rp. 50.000 = Rp. 2.500.000
4. Pupuk organik :
– Pupuk Urea 5 sak @ Rp. 70.000 = Rp. 350.000
– Pupuk Sp. 80 kg @ Rp. 3000  = Rp. 240.000
– Pupuk Korkali 2 zak @ Rp. 500.000  = Rp. 1.000.000
5. Plastik Polybag Sekitar 8 kg @ Rp. 25.000   = Rp. 200.000

6. Obat Pestisida 50 liter @ Rp. 70.000    = Rp. 350.000

Total Biaya Produksi Adalah  = Rp.8.240.000

B. Perhitungan BIAYA TENAGA KERJA
1. 15 TK. @ Rp. 2000  = Rp. 250.000
2. Tenaga Untuk Pengolahan Tanah 15 TK. @ 90.000 = Rp.1.350.000
3. Tenaga Untuk Pemupukan. 330.000 @ Rp. 2000 = Rp. 660.000
4. Tenaga Untuk pengapuran  40 @ Ep. 2000 = Rp.   80.000
5. Tenaga Untuk Penyemaian 10.000 @ Rp. 50.000  = Rp. 500.000
6. Tenaga Untuk Penanaman 9.000 @ Rp. 100   = Rp. 900.000
7. Tenaga Untuk Penyiangan  = Rp.1.875.000
8. Tenaga Untuk Pemupukan 4 kali @ Rp. 170.000  = Rp. 680.000
9. Tenaga Untuk Penyemprotan 30 tangki x Rp. 2000 x 6  = Rp. 360.000

10. Tenaga Untuk Panen Estimasi produksi 4500 kg @ Rp. 1500 = Rp.6.750.000
Total Biaya Yang Dikeluarkan = Rp.13.365.000

Nah Dari Total Biaya diatas Maka Kita Akan Membutuhkan Biaya Sekitar =
– Biaya Sarana Produksi = Rp.8.240.000
– Biaya Tenaga Kerja = Rp.13.365.000
* Maka Totalnya : Rp. 21.605.000
* Cadangan 10%  : Rp.  2.160.500

Maka Untuk Biaya Keseluruhan Bisnis Budidaya Kebun Cabe Rawit ini Adalah : Rp. 23.765.500

C. Analisis Potensi Keuntungan Dan Profit
Nah Kalau Sekarang Kita Asumsikan Tiap Hektar Menghasilkan 2000 kilogram Maka Kita Akan Menghasilkan Sekitar 1000 Kilogram. Kalau Misalkan Kita Asumsikan Harganya Per kilo = Rp. 45.000 Maka Penghasilan KOtor Kita Adalah
= 1000 kg x Rp. 45.000
= Rp. 45.000.000

Maka Keuntungan Bersih Dari Bisnis Usaha Perkebunan Cabe Rawit ini adalah :
= Keuntungan Kotor – TOtal Biaya Produksi
= Rp. 45.000.000 – Rp. 23.765.500
= Rp. 21.234.500

Nah Itulah Potensi Bisnis Pembudidayaan Cabai Rawit. Sangat Menguntungkan Kan Sekali Panen Saja Bisa Menghasilkan Sekitar 21 Jutaan. Ini Saja Saya Asumsikan Dengan Harga Cukup Rendah. Kalau Misalkan Pas Harga Cabai Naik Tinggi Kaya Kemarin Sampai 100.000/kilo Maka Keuntungan anda Akan Jauh Lebih Besar Untuk Bisnis Budidaya Cabai Rawit

Sumber : http://weightlosscodeandsecret.online/analisa-peluang-bisnis-budidaya-cabe-rawit-modal-kecil-untung-besar/2/

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.